Beberapa Hal Yang Harus di Perhatikan Dalam Membangun Start-up

Beberapa Hal Yang Harus di Perhatikan Dalam Membangun Start-up

Di Indonesia pelaku start-up semakin bermunculan meskipun membangun usaha rintisan merupakan sebuah pekerjaan yang panjang, berat dan melelahkan, hal tersebut bersamaan dengan potensi jangka panjang yang cukup menguntungkan. Maka dari itu tiap tahun jumlah perusahaan perintis yang berbasis teknologi tersebut kian meningkat, khususnya di Indonesia.

Banyak hal yang harus di persiapkan dalam mendirikan start-up seperti dokumen perizinan yang dapat anda konsultasikan kepada lawyer jakarta atau badan berbasis hukum lainnya. Sistem bisnis, sumber daya manusia (SDM), rekening perusahaan seperti di bank BRI, BCA, Mandiri dan lain sebagainya. Maka dari itu sebelum anda memutuskan untuk membangun bisnis tersebut pastikan anda sudah memiliki pondasi yang kuat. Beberapa hal di bawah ini dapat anda persiapkan demi menciptakan pondasi bisnis jangka panjang.

1. Ide Kreatif dan Inovatif

Sebelum anda memutuskan untuk terjun ke dunia startup, memiliki gagasan atau ide inovatif yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang dan juga merupakan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh banyak orang adalah hal wajib yang harus anda miliki. Ide dan gagasan tersebut merupakan kunci awal untuk bisa menarik orang lain agar mau bergabung menjadi bagian dari tim startup anda.

2. Visi & Misi

Selain itu hal yang terkesan remeh seperti visi dan misi juga sangat penting. Pada saat anda menciptakan proposal bisnis anda harus menciptakan visi dan misi yang cukup jelas sebagai bahan presentasi anda nanti ke calon investor atau tim yang ingin anda ajak untuk bergabung. Dengan adanya visi dan misi secara langsung tujuan anda mendirikan bisnis tersebut menjadi jelas dan terencana.

3. Sumber Daya Manusia Yang Memumpuni

Dalam merekrut tim anda tidak dapat merekrut dengan asal seperti pertimbangan saudara, teman dan lain sebagainya. Sebagai founder setidaknya harus memiliki posisi dan skill spesifik yang di butuhkan oleh start up yang anda bangun. Sebagai contoh sebagai founder tim anda terdiri dari 3 orang yang memiliki 3 posisi berbeda yaitu CEO, CMO dan COO.

4. Menciptakan dan Memasarkan Produk

Setelah anda memiliki ide, visi dan misi, dan SDM yang anda percayai, waktunya anda menentukan apakah produk anda berbasis barang atau jasa. Kemudian waktunya anda memasarkan produk anda. Cobalah pasarkan produk anda dalam skala kecil terlebih dahulu demi mencari testimoni atau portofolio terlebih dahulu. Setelah anda berhasil memasarkan produk anda ke beberapa orang lakukan evaluasi berkala untuk perbaikan produk anda dan begitu seterusnya hingga anda berhasil menjadi perusahaan yang besar.

Apabila anda berhasil dalam membangun bisnis anda, cepat atau lambat anda akan membutuhkan banyak SDM dan tempat bekerja. Zaman sekarang banyak sekali virtual office yang tersedia di berbagai lokasi strategis. Pastikan fasilitas yang akan anda pakai di tempat tersebut terawat dengan baik seperti kondisi bangunan, lingkungan, mesin trafo yang baik dan lain sebagainya. Untuk mesin trafo anda dapat memeriksa harga treatment oli trafo agar anda atau pihak penyedia gedung dapat melakukan perawatan maksimal.

Belum ada Komentar untuk "Beberapa Hal Yang Harus di Perhatikan Dalam Membangun Start-up "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel